LAlapsambEL and the City

Kalau kalian temenan Facebook sama gw, mungkin sadar atas pergantian status gw dari ‘in a relationship’ ke tahap berikutnya. Yup, Januari kemaren Erga & gw sudah melaksanakan tahap lamaran, dan Insya Allah we will be getting married this December!

Kita berdua sebenernya sudah memulai proses persiapan buat resepsi pernikahan kita, bahkan sebelum lamaran, jadi udah mulai merasa ribetnya milih vendor yang akan kita pakai. Untungnya, banyak banget review vendor pernikahan di Jakarta, yang ditulis oleh orang-orang yang sudah pernah nyiapin pernikahannya sendiri tentunya, di forum ataupun blog. Nah, karena gw ‘ngambil’ info yang sudah ada, gw juga berniat membalas dengan ‘ngasih’ info yang gw punya.

Kalo cerita ke temen-temen gw, banyak yang bilang kok nyiapin nikahan aja ribet amat. Gw + Erga sebagai pasangan emang niat banget nyiapin pernikahan kita, karena masih lama sih, jadi masih idealis, pengennya macem2, hehe. Buat gw, pernikahan adalah project seperti yang gw kerjakan di kantor, jadi kudu direncanakan dan dilaksanakan sebaik mungkin. Buat Erga, ini art project yang kudu dikonsep sebaik mungkin juga. Jadi, silakan tunggu tulisan-tulisan gw soal persiapan pernikahan, yah!

This is my first post in 2012, yay! Biasanya, tiap taun baru, gw menulis recap apa yang terjadi dengan gw di taun sebelumnya, dan rencana-rencana gw di taun berikutnya. Nah, di tahun baru kemarin, I had a significant life experience, yang membuat pikiran dan emosi gw sering banget nggak stabil. Gw share-nya bentar lagi ya, after I have things kind of more settled, hehe.

Setiap taun, pasti salah satu resolusi gw adalah menulis lebih banyak, termasuk di blog. Alas, it never happened :mrgreen:  Now that I have more spare time than usual, gw pengen nulis lebih banyak, especially on my wedding preparation (yippie!) and traveling experience. Like I once wrote, I have received a lot of knowledge from the world, and if I keep on feeling selfish for only keeping them for myself. So, I hope this year I can share more thing in here, tweet more (I already did, yay!).

Gw juga baru renew “About” page, dan mencoba “narik” posts di blog lama. It doesn’t seem to be working, though :( Anyway, enjoy my writings and drop some comments if you have any thoughts about them. Cheers!

Weightless

Posted on: July 12, 2011

The sky is the limit
And I just wanna flow
Free as a spirit on a journey of hope
Cut the strings and let me go
I’m weightless, I’m weightless
Millions of balloons tethered to the ground
Weight of the world tries to hold us down
Cut the strings and let me go
I’m weightless, I’m weightless
I’m weightless, I’m weightless, I’m weightless…

All the things I held in my fist
If I don’t let go, I don’t exist
They’ve become the things that define me
How I look and the things to buy me
That’s not important anymore
I feel me rising off the floor
Light as a feather, I’m carefree
I’m weightless…

Most of the time, I will have this series of decision making before I finally act on something. At first, I usually feel I need to do something. This feeling can be extremely excited or extremely disappointed. At this point, I don’t decide right away on something, as I’m afraid it’s only a sudden emotion. When my mind can come back finally, then I think on the benefit vs cost of it. Then, before I act on what I have thought, I’d try to sense if I would make the right decision for me by doing the action. This is the point where my thinking, experience, info, feeling, and common sense would blend together. Sometimes, I will loop back and forth between rethinking and resensing. However, the feeling part can only come back after I act, which might only be the first step of actions. And before the next action, of course I will have the feeling part first.

I know this might be a boring post. I’m just writing my random thoughts. :)

Women

Posted on: March 31, 2011

I’m grateful to have a chance to learn about women.

In my office, I see career women doing their best for their work, no matter how difficult it is. I don’t know how they are at home, but at the office they’re confident and responsible with their decisions.

During my commuting time, I see women proudly going to work, doing their best to look beautiful, even though some fall asleep during the travel, might be tired from doing their job and serving their family – no time for rest.

Some of these working moms call their children during the day in between their busy meetings or in the evening on their way home or at night when they have to go for out-of-town business. They work hard to handle their double roles, yet they handle them very well. I guess this is what our modern society expects to women: to work with the same quality with men, yet handling responsibility to take care of the family.

Now, let’s look at other kind of women. My current job is handling products for women. Of course, I need to understand my consumer. With this, I get a chance to see women with different role from what I wrote above: housewives. Since I haven’t got a chance to have this role on my own, I didn’t know how their life is like. Here, I learn what they feel and what they do, what makes them happy or sad. A lot of people think that being a housewife is easy, happy, not frustrating, etc. But when I hear from them, I see that they work as hard – to keep their husbands happy with their appearance, food they cook, house they clean up, to take care their children well, or even to ensure the money their husband gives is enough for all the household needs.

Doing their not-as-easy roles, yet a lot of them feel they are nothing compared to men, or even to career women. I think this world is not built by only some group of people, but by each of us. We need everyone to feel as important. Women – together with men – build the world. We might have different roles, but it is not our right to undermine roles of others.

Setiap ulang tahun, hal yang selalu gue ingat adalah akan segera berakhirnya tahun ini. Tentu saja, karena hari ulang tahun gue hanya berjarak 9 hari dari tahun baru. Kalau ngomongin tahun baru, biasanya orang-orang sibuk dengan resolusinya untuk menjadi lebih baik. Buat gue, tahun baru adalah penanda waktu yang berjalan. Apa yang sudah kita capai di tahun tersebut? Apa yang ingin kita raih di tahun depan? Jadi, yang penting di setiap tahun baru adalah tujuan. Karena tanpa tujuan, nggak bakal ada semangat untuk terus melakukan apa yang kita inginkan. Tapi kalo sudah ada tujuan, tentu kita ‘dipaksa’ mikir gimana cara mencapainya. Sebelum melantur lebih jauh dan karena gue suka banget bikin list (hehe), mari kita list hal-hal yang berhasil gw capai tahun ini / masih harus dicapai tahun depan:

  1. Love my job!
    Seperti yang kalian tahu, gue ‘nyebrang’ dari kuliah gw di IT ke pekerjaan gue di marketing / brand management sekarang. Gue memang tertarik dengan bidang ini, dan juga gue nggak merasa ‘passionate’ saat mengerjakan tugas-tugas kuliah gw dulu. Jadi, atas dasar ‘mencari passion’, masuklah gue ke tempat kerja sekarang. Ternyata, banyak hal-hal yang sangat menarik yang gue pelajari di sini, biarpun capek karena banyak banget yang musti dikerjain, hehe. Tapi, selama gue bisa menjalani hari dengan senang karena mengerjakan hal yang gue suka, ini sudah suatu pencapaian penting buat gue. Tentu masih banyak hal-hal yang harus gue perbaiki di cara kerja gue, di antaranya datang telat (>.<), nggak konsen, dan bingung sendiri. Harus bisa lebih baik lagi tahun depan! \(^o^)/
  2. Traveling
    Hal yang gue suka selain ‘mengejar target’ (dalam hal apapun ya, kan gue kompetitif, hehe), adalah traveling. Tahun ini, tempat-tempat yang berhasil gue kunjungi untuk adalah Bangkok (1st time!), Singapore (1st time to Merlion!), Pulau Tidung (1st time!), Waterbom & Snow Bay Jakarta (1st time! boleh dihitung rekreasi dong), kota tua Jakarta (1st time ke Museum BI & Museum Bank Mandiri!), Hong Kong & Macau (1st time!), Surabaya (1st day trip flight!), Palembang (1st time!), dan Makassar (1st time!).

    Trip ke Bangkok & Singapore itu adalah pertama kalinya gue independent traveling, alias mengatur jadwal dan bayar sendiri! Jadi, karena duit terbatas, selama ini gue selalu jadi business traveler, yaitu pergi ke suatu tempat dengan urusan tertentu, yang tentu dibayarin sama yang punya urusan, misalnya penyelenggara pertandingan. Kalau business traveling, tentu yang pertama disiapkan adalah ‘business’, bagian ‘traveling’ biasanya dipikirin belakangan. Nah, kalo independent traveling kan yang disiapin ya jalan-jalannya itu sendiri. Jadilah gue ketagihan searching2 tempat yang mau dikunjungi. Seruuu, di trip ini gue jalan bareng Arum, sahabat gue dari SD, dan berhasil ketemu Tan & Chatta, teman-teman Thai yang gue kenal pas AFS dulu.

    Trip ke Pulau Tidung adalah reuni bareng teman-teman IF 05. Seru banget jugaaa, sayang cuma weekend getaway, hehe. Gue nggak nyangka ada pantai sebagus itu ‘hanya’ beberapa km dari Jakarta!

    Trip ke Hong Kong & Macau adalah rencana ‘nekat’ membawa nyokap & ade gue independent traveling. Ternyata seru juga traveling bareng keluarga tanpa tour, bebas ngatur jadwal sendiri. Sebenernya, tadinya gue rada takut karena ini pertama kali gue ke Asia timur, tapi pas udah sampe sana, yang ada seneng aja, tuh.

    ‘Bonus’ traveling terakhir adalah tugas kantor gue mengunjungi Surabaya, Palembang, dan Makassar. Pas ke Surabaya & Palembang PP dalam sehari sih, jadi ‘cuma sempet’ menikmati keadaan & mengamati orang-orang di sana (salah satu tugas kantor gue adalah berkunjung ke pasar), plus wisata kuliner pas makan siang & beli oleh2. Kalo pas  ke Makassar, karena di akhir minggu, gue extend 1 malam dengan numpang di rumah Echa, juga ketemu Adi (dan istri), juga Dea, semuanya teman-teman AFS gue dulu, dan jalan-jalan dong.

    Oya, satu hal yang gue sadari saat gue traveling (independent) adalah: gue kangen kerja! Gue bersyukur punya pekerjaan yang gue suka, jadi sepulang traveling, gue bukan sedih karena harus kembali bekerja, tapi justru punya semangat baru! Wouldn’t it be the best feeling?! ;) Hal-hal lain yang berhubungan dengan traveling, adalah belum tercapainya keinginan gue untuk rafting (belom pernah!) dan ngambil diving course, semoga tahun depan bisa! Yang sudah tercapai lainnya, adalah punya kamera waterproof! Penting banget tuh buat ke pantai / waterpark, hehehe..
  3. Financial
    Gue berhasil punya tabungan! Gue pernah nulis di sini kalo gue tuh susah banget nabung. Setelah rajin mantengin dan belajar dari Ligwina Hananto & Safir Senduk, akhirnya saat ini gue berhasil punya tabungan & investasi. Hal ini berbeda jauh dari akhir tahun lalu, saat tabungan gue nyaris kosong, padahal gaji  datang tiap bulan. Ternyata, kalo buat gue, kuncinya adalah punya target, dan menghitung gimana biar bisa mencapai target tersebut, dengan realistis tentunya. Selain itu, gue juga sangat menikmati proses ‘belajar financial planning’ ini, mulai dari belajar apa itu investasi, sampai produk-produk investasi apa yang bisa gue pakai. Nah, yang gue kerjakan dengan duit gue itu prakteknya. Alhamdulillah, gue merasa semakin ‘tidak pelit’ :P dan bisa berbagi, karena gue tahu yang gue punya lebih dari cukup. :)
  4. Family & friends
    Satu hal yang gue senang di tahun ini adalah bertemu lagi dengan teman2 lama, baik ketemu beneran atau di dunia maya. Dengan traveling, gue bisa bertemu mereka, biarpun ga cuma satu janji yang batal, karena waktu yang terbatas. Tapi paling nggak, kita sudah contact2an. Pas Lebaran juga, gue berusaha silaturahmi di dunia maya sebisa mungkin, karena kalau hari biasa sama2 sibuk, yang ada kalo dipanggil di YM kagak dijawab, hihihi.

    Sementara itu, di keluarga gue ngerjain dan belajar banyak hal, mulai dari belanja bulanan, ngurus tagihan2, pembelian mobil, renovasi rumah (dan turunannya), sampai jalan-jalan bareng. Seru deh pokoknya. :D
  5. Body & beauty
    Kalau ada 1 hal yang ingin gue kembaliin seperti dulu, adalah berat badan gue. Sejak gue pindah ke marketing dan stay di kantor terus, berat badan gue konstan nggak turun2 selain pas puasa. Abis, banyak banget godaan makanan2 di kantor kalo siang, hehe. Ditambah lagi, susah nyari waktu & tempat buat olahraga. Untungnya, mulai November akhir kemaren, gue resmi jadi member fitness center di Crowne Plaza yang nggak jauh dari kantor. Thanks to Mardi yang udah ngasih tau keberadaan tempat ini. Jadi, gue bisa fitnes / renang pagi2 sebelum ngantor deh sekarang.

    Gue juga merasa lebih bisa milih2 pas belanja, serta mix & match baju yang OK buat ke kantor / jalan2. Biarpun dalam hal pake make-up, gue belom merasa ada kemajuan yang berarti, hehe. Oya, di kantor gue juga ada program pijat gratis setiap 2 minggu, jadi lumayan lah, kalo lagi pegel-pegel.
  6. Others
    Hal-hal lain yang masih harus diperbaiki tahun depan, adalah baca buku & nulis. Terbukti dengan menumpuknya buku-buku yang belom kebaca (semangat pas beli doang :P ), dan terlantarnya blog ini. Juga harus mikirin rencana S2 dan turunannya (belajar GMAT, essay, recommendation, dll), juga rencana bisnis.

Kayaknya bisa keliatan ya, tahun ini yang gue paling puas itu apa: traveling! Tapi sebenernya, yang gue senang di 2010 adalah gue bisa menikmati hidup dengan apa yang gue lakukan. Dengan hati yang positif, kita bisa menyebarkan ‘aura positif’ ke sekitar kita lebih banyak. Ini juga yang ingin gue lakukan lebih banyak di tahun depan, yaitu lebih banyak menginspirasi. Di antaranya, dengan menulis lebih rajin. Kayaknya ini keinginan gue yang dari tahun ke tahun yang belom tercapai juga. Gue juga mau aktif lagi volunteer mengajar anak2 yang kurang mampu, biar mereka ikut semangat!

Oya, sebenernya gue pengen mengganti kata-kata ‘gue’ di sini dengan ‘saya’, tapi kok ya sepertinya terkesan ‘tua’, biarpun mungkin lebih ‘dewasa’. Nggak apa-apa kan, tetap mempertahankan ‘gue’ di umur yang sekarang ini. Umur gue masih bisa diliat di Facebook kok, dan gue akan tetap mem-publish itu selama gue belum merasa tua. :mrgreen:

Ya, 2 hari yang lalu gw ngejanjiin posting ‘backdated’, yang sampe sekarang ini blom gw sorting juga. Maaf ya sodara-sodara. Dari kemarin pagi gw mengalami mencret2 alias sakit perut. Nggak tahu kenapa, tapi gw curiga ini gara-gara pas hari Minggu lalu gw makan pake tangan tapi nggak cuci tangan dulu. Sampe sekarang deh sakitnya. Kemaren sih masih mending, karena kemaren gw nggak puasa karena biasa deh, lagi dapet anugerah sebagai cewe. Jadi masih bisa minum yang banyaaaak.

Nah, hari ini gw mulai puasa lagi. Sementara nggak minum seharian, mencret gw tetep keluar dong, jadilah gw lemes dan rada pusing. Makanya itu, tadi sore gw pulang cepet, sekitar jam 5 (biasanya gw pulang abis Maghrib). Soalnya di kantor juga udah pusing, nggak bisa mikir. Nah, saking lemesnya, gw pengen naik ojek dari depan kantor gw di Mampang ke Cawang, biar nggak usah jalan kaki jauh-jauh. Eh, ternyata ya, si tukang ojek ngasih harga Rp30,000! Idih, tiap pagi gw naik ojek dari Cawang Rp12,000 aja, loh.

Read the rest of this entry »

LAlapsambEL tweets as @MpokElla

Get LAlapsambEL updates by email.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.